UTNA TAMEHAT KOGET AHAP KAMAKEM

Oleh Punagi, S.Pd

            Sebuah kalimat dari bahasa suku Marind Pantai, yaitu suku asli yang mendiami wilayah pesisir pantai Merauke, telah menginspirasi saya dalam setiap perjalanan dan proses pendewasaan sebagai seorang abdi negara untuk melaksanakan tugas yaitu mendidik anak-anak bangsa di kota Merauke, serta menuntun saya untuk menuliskan sebuah pengalaman yang telah saya lalui lewat tulisan ini.

            Utna Tamehat Koget Ahap Kamakem merupakan sebuah kalimat jamak yang berarti kita semua jangan takut mencoba.  Memiliki makna positif  bagi kami para guru untuk terus belajar, bergerak, berinovasi, berkreasi, berkolaborasi dan juga hal positif lainnya yang dilakukan sebagai upaya dalam mengajar dan  mendidik anak-anak bangsa di negeri paling timur Indonesia yaitu kota Merauke agar pendidikan di wilayah ini unggul dan berkembang serta tak tertinggal dengan wilayah-wilayah lain di Indonesia.

            Utna Tamohot Koget Ahap Kamak adalah sebuah kalimat tunggal yang memiliki pengertian yang sama yaitu sebuah bentuk motivasi untuk diri saya pribadi agar jangan takut mencoba. Kalimat ini juga memberikan pemahaman yang luas agar kita tidak merasa berpuas diri dengan keadaan yang ada, atau pun jangan berputus asa dengan sebuah cita-cita yang belum tercapai, tetapi hendaknya mencoba dan terus mencoba sebagai bentuk usaha dan perjuangan dalam mewujudkan hal yang dicita-citakan demi kemajuan bangsa ini.

            Dalam sebuah perjalanan saya sebagai seorang guru yang mengajar di salah satu SD Negeri di Kabupaten Merauke, telah banyak terilhami dengan kalimat Utna Tamohot Koget Ahap Kamak ( Jangan Takut Mencoba) yang memberikan saya sebuah semangat baru untuk terus membuka diri, dengan tidak takut akan sebuah perubahan dan terus mengembangkan potensi diri agar dapat memberikan pelayanan kepada siswa โ€“siswa saya sehingga mereka mendapat hak dalam belajar dan memperoleh kemerdekaan diri dalam menentukan hal yang baik bagi diri mereka dengan tetap melalui pendampingan, tuntunan dan bimbingan dari seorang guru di sekolah dan juga didikan orang tua di rumah.

            Tentu kita masih ingat akan Pandemi Covid 19 yang telah merusak tatanan dunia dan tak terkecuali negara Indonesia. Pendidikan di Indonesia pun terkena imbas dari pandemi tersebut. Demikian pula di kota kami yang merupakan sebuah kota kecil dengan sarana dan prasarana yang masih terbatas serta belum memadai selayaknya seperti kota-kota besar lainnya. Jaringan internet yang terbatas, dan kurangnya pemahaman akan virus ini membuat masyarakat dan  siswa-siswa merasa tertekan. Pembatasan aktivitas menjadikan siswa hanya belajar dari rumah. Keterbatasan ponsel Android  yang dimiliki siswa juga menjadi masalah yang berat bagi sekolah dan guru dalam mengirimkan materi dan tugas. Sebuah perubahan pola belajar menuntut setiap guru dan siswa untuk segera beradaptasi dengan segala keterbatasan yang ada. Utna Tamehat Koget Ahap Kamakem (Jangan Takut Mencoba), ya ! kalimat ini pula yang menguatkan kami untuk tidak takut akan perubahan. Kami tetap memberikan pelayanan belajar dengan mengirim materi dan tugas untuk siswa yang memiliki ponsel Android dan memberikan pembelajaran melalui modul bagi siswa yang tidak memiliki ponsel Android , dimana orang tua siswa dapat mengambil modul tersebut seminggu dua kali di sekolah. Semuanya dapat berjalan meskipun hasil belajar siswa tidak maksimal seperti pada saat kondisi normal.

            Pada masa pandemi Covid 19 tepatnya pada tahun 2020 dalam rangka Hari Guru Nasional, GTK Dikdas menyelenggarakan sebuah sayembara video pembelajaran bagi guru SD dan SMP secara nasional. Utna Tamohot Koget Ahap Kamak (Jangan Takut Mencoba), kalimat ini pula yang membuat saya berani untuk mengikuti sayembara tersebut meskipun pengalaman dan pengetahuan yang saya miliki dalam membuat video pembelajaran sangatlah sedikit dan terbatas. Ternyata dengan keberanian untuk tidak takut mencoba hal โ€“ hal baru,  tekad yang kuat,  dukungan sekolah serta ridho Tuhan Yang Maha Esa, video saya masuk ke dalam 21 besar terbaik  dan bersaing dengan ribuan video lainnya. Meskipun akhirnya video tersebut tidak lolos menjadi juara, tetapi saya merasa bangga dan terus tertantang untuk lebih mengembangkan potensi diri dan tidak takut gagal serta akan terus mencoba pada kesempatan lainnya. Hingga akhirnya pada bulan Maret 2021 GTK Dikdas mengundang peserta yang masuk 21 besar video terbaik ke kota Bogor untuk mengikuti Workshop Video Pembelajaran. Hal itu merupakan sebuah pengalaman istimewa bagi saya dengan bertambahnya pengetahuan dalam membuat video pembelajaran yang dapat saya terapkan di kota saya dan khususnya di  SDN 1 Merauke.

            Berbekal pengalaman tersebut, saya juga terus mencoba untuk mengembangkan diri dengan banyak mengikuti kegiatan diklat baik online ataupun offline yang diselenggarakan oleh pihak pemerintah ataupun swasta. Utna Tamohot Koget Ahap Kamak (Jangan Takut Mencoba) ! Sebuah kesempatan lain yang diberikan pemerintah yaitu Kemendikbud melalui P4TK bahasa mendorong guru-guru di Indonesia untuk megikuti PGP ( Program Guru Penggerak) yaitu sebuah program yang mengharapkan CGP (Calon Guru Penggerak) nantinya memiliki nilai-nilai mandiri, reflektif, kolaboratif, inovatif dan berpihak pada murid, juga memiliki peran untuk menjadi pemimpin pembelajaran, menggerakan komunitas praktisi, menjadi coach bagi guru yang lain, mendorong kolaborasi antar guru dan mewujudkan merdeka belajar. Saya bersyukur karena saya lolos pada seleksi tersebut dan sedang mengikuti kegiatan CGP angkatan 3 tersebut yang  sebentar lagi akan berakhir.

            Utna Tamohot Koget Ahap Kamak (Jangan Takut Mencoba), kalimat ini pula yang mendorong saya untuk mencoba menggali potensi diri dengan mengikuti lomba cipta puisi yang diselenggarakan oleh AFI (Albert Fiharsono Institut) yang ada di kabupaten Merauke, dan bersyukur pada Allah  karena saya memperoleh juara 1 puisi terbaik, dan siswa yang saya latih untuk mengikuti lomba baca puisi memperoleh juara 2 tingkat SD.

            Semoga melalui tulisan ini, serta dengan kalimat motivasi Utna Tamehat Koget Ahap Kamakem (Jangan Takut Mencoba) dapat menginspirasi kita semua khususnya guru-guru di seluruh Indonesia untuk tidak takut mencoba demi sebuah perubahan yang lebih baik di dunia pendidikan, demi majunya sebuah bangsa, demi mengembangkan potensi siswa agar memiliki profil Pelajar Pancasila yaitu Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia, Berkebhinekaan Global, Bergotong Royong, Mandiri, Bernalar Kritis, dan Kreatif. Selain itu melalui tulisan ini juga semoga dapat memotivasi siswa dimana pun berada agar tetap maju, terus berkembang dan jangan pernah takut mencoba hal- hal yang baik demi mewujudkan mimpi dan cita-cita yang miliki.

Spread the love

Yudhi Kurnia

redaksi@satuguru.id

Related post

60 Comments

  • Luar biasa ibu karya tulisnya, awal saya membaca kalimat jangan takut mencoba. Seperti ada magnet yg membuat saya untuk terus membaca karyanya ibu punagi hingga akhir.

    • Terimakasih bu Asni.

  • Keren

  • Karya yang sangat menginspirasi, semoga niat baik selalu diiringi dengan i’tikad “jangan takut mencoba”.

    • Terimakasih bu guru. Betul sekali jangan takut mencoba๐Ÿ‘๐Ÿ™

  • Masya Alloh, Tabarokalloh, mantap ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    • Terimakasih mbak supportnya

  • good job

    • Terimakasih Mas Alwi

  • Sangat luar biasa bu, dan sangat menginspirasi

    • Terimakasih bu Adolfina support dan doanya …semangattt

  • Bagus makna nya dalam kalimat tersusun indah semoga sukses anak ku

  • Mantap Dengan bahasa yang baik Kalimat syarat makna, tersusun indah .semoga sukses anak ku

    • Amiiiiin terimakasih pak Fasilitator atas support dn dukungannya. Bpk juga sosok inspiratif saya

  • “Jangan takut mencoba ” ..kalimat sederhana namun sarat motivasi..jgn terlena di zona nyamanmu.. teruslah berkembang..keren ..so inspiring..๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ™

    • Thank u Ma’am ur support is my power

  • ToP๐Ÿ’ชโญโญโญโญ๐Ÿ’ช

    • Terimakasih๐Ÿ™

  • Wah ibu,luar biasa,jangan takut mencoba tulisan yang menginspirasi ,say merasa tergerak untuk terus mencoba hal yang positif untuk kemajuan pendidikan di ujung timur indonesia dikota merauke,semangat dan mari nersama bergandeng tangan untuk pendidikan di temapat ini.semangat ibu

    • Terimakasih bu Natalia . Semangat terus untuk bu Natalia ๐Ÿ’ชyang telah banyak melakukan perubahan .semoga sukses buat ibu

  • Luar biasa bu, mantap, Menginspirasi. Mudah”an bermanfaat bagi para pembaca, terutama guru” di seluruh indonesia.

  • Luar biasa bu, mantap, Menginspirasi. Mudah”an bermanfaat bagi para pembaca, terutama guru” di seluruh indonesia.

    • Terimakasih bu Niyah atas supportnya.Amiiin

  • Sungguh luar biasa Bu guru ๐Ÿ‘๐Ÿ‘
    “Kalimat Jangan takut mencoba” memberikan motivasi kepada semua orang utk tdk takut menghadapi sebuah tantangan demi mencapai suatu cita yg ingin di capai.
    Salut sama Bu guru ๐Ÿ™๐Ÿ™

    • Terimakasih untuk doa dan supportnya ya๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

  • Sangat menginspirasi. Bahwa sebagai seorang pendidik harus selalu berani untuk mencoba hal baru untuk mencapai tujuan dari pendidikan itu.

  • Tulisan ibu sangat luar biasa. Bahwa sebagai seorang pendidik harus selalu berani untuk mencoba hal baru untuk mencapai tujuan dari pendidikan itu.

    • Terimakasih bu Mut atas supportnya

  • Luar biasa…

    “Jangan takut mencoba…”

    Suskes selalu ibu

    • Terimakasih bu yg selalu support saya๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™ doa yang sama buat ibu

  • Wow…..keren Bu…
    Kali ini saya mendapat inspirasi baru yakni terus maju dan jangan pernah takut untuk mencoba.
    Semangat selalu ya.

    • Terimakasih bu susan. Bu susan juga sosok inspiratif…semangatttt

  • MashaAllah Tabarakallah,๐Ÿ‘Œ
    Sebuah Dedikasi yang patuh di contoh,
    Pengabdian tanpa batas, mengispirasi siapapun yang membaca tulisan Ibu, semoga sehat selalu, agar tetap menginspirasi banyak orang๐Ÿ’ช

  • MashaAllah๐Ÿ‘Œ
    Sebuah Dedikasi yang patuh di contoh,
    Pengabdian tanpa batas, mengispirasi siapapun yang membaca tulisan Ibu, semoga sehat selalu, agar tetap menginspirasi banyak orang๐Ÿ’ช

    • Terimakasih banyak support dan doanya. ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

  • MasyaAllah..sebuah karya yang luar biasa, kata2 yang membuat orang lain untuk semangat mencoba sesuatu hal yang baru, perpaduan bahasa yang mengangkat budaya kearifan lokal suku asli Marind yang mendiami kota Merauke tersusun indah dengan syarat makna, semoga sukses selalu dan tetap menginspirasi banyak orang๐ŸŒŸ๐Ÿ’ซโญ๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    • Terimakasih supportnya

  • Tulisan yang sangat menginspirasi, khususnya bagi saya yang selalu punya keinginan tapi takut mencoba karena merasa belum mampu…
    Sukses selalu Bu Punagi..ditunggu karya-karya selanjutnya..

    • Terimakasih bu hikma๐Ÿ™

  • Terima kasih Bu Punagi yang telah memperkenalkan semangat pembelajaran pada daerah kita

    • Terimakasih pak Salimin

  • Luar biasa semoga bisa menginspirasi semua orang

    • Terimakasih support dan dukungannya ๐Ÿ™

  • Luar biasa dapat menginspirasi para guru di Indonesia.tetap semangat

    • Terimakasih sayang

  • Terimakasih mas

  • Mantap bu guru

    • Terimakasih bu Catur…semoga sukses Prestest PPG nya

  • Mantap adek guru…,terinspirasi bagi saya untuk terus mencoba demi menerapkan anak bangsa

    • Terimakasih bu guru …..terus semangat dan maju

  • Ibu guru keren,mantap
    Sukses selalu ibu๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    • Terimakasih bu supportnya

  • Luar biasa….sukses selalu ibu guru dengan karya2nya..
    Inspirasi yg luar biasa
    Jangan takut mencoba

  • Terimakasih bu kasri….

  • Judulnya sangat menginspirasi. Menggunakan bahasa daerah yang penuh makna. Jangan takut mencoba, untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Sukses selalu bu guru.

    • Terimakasih bu Tri. Ibu juga salah satu orang yang menginspirasi saya selalu produktif dalam setiap kegiatan.

  • Wowww… Alhamdulillah benar2 artikel yang menginspirasi banyak orang ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ™๐Ÿป

    • Terimakasih ..

  • Mantap, luar biasa… Tulisannya bagus bisa menginspirasi setiap orang yg mmbca termasuk saya,,, jangan takut mencoba, semngat

    • Thank you bu๐Ÿ™

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *