Pancing Kreativitas Anak

 Pancing Kreativitas Anak

Belajar kreatif telah menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu pembelajaran. Inti dari kreativitas adalah menghasilkan sesuatu yang baru, bahkan lebih baik. Dengan menciptakan sesuatu yang baru akan terus memancing imajinasi siswa. Guru memiliki peran penting dalam mengenalkan dan mengembangkan pemikiran kreatif pada siswa. 

Berikut cara-caranya:

1. Hargai pertanyaan dan khayalan tidak biasa siswa. Banyak bertanya adalah salah satu bentuk kreativitas siswa. Mereka akan mengritisi segala sesuatu. Imajinasi yang sangat luar biasa, terkadang membuat Bapak/Ibu geleng-geleng kepala.   Sebagai fasilitator, sebaiknya Bapak/Ibu tidak membatasi ide dan hal-hal yang ingin mereka ketahui. Berikan jawaban terbaik, dan coba kaitkan dengan pengalaman sehari-hari.

2. Coba memanfaatkan visual. Biar bagaimanapun, melihat gambar dan warna akan jauh lebih menarik ketimbang hanya sekedar tulisan. Sering-sering menunjukkan berbagai lukisan, gambar/foto dan video inspiratif pada siswa. Kemudian, Bapak/Ibu bisa meminta siswa untuk membuat cerita terhadap apa yang mereka lihat.

3. Permainan kreatif. Kegiatan belajar mengajar dapat dibuat lebih bervariasi dengan mengaplikasikan permainan kreatif. Nah, permainan kreatif ini dapat dilakukan dengan mencoba hal yang disukai siswa.
Foto: whatihavelearnedteacing.com
Misalnya bermain peran sebagai detektif, sambung kata, patung musik, debat, dan masih banyak lagi. Selain itu, bisa menggunakan media belajar seperti kertas origami, plastisin (malam), puzzle, dan sebagainya.

4. Perbanyak project. Bapak/Ibu bisa menyeimbangkan teori dan praktek dengan memberikan project. Dari sebuah project, siswa akan banyak berimajinasi dan menuangkan ide-ide kreatifnya. Siswa juga akan terpancing untuk menemukan solusi pada setiap project yang dijalankan.

5. Pasang karya siswa di kelas. Sebagai apresiasi, pajanglah hasil karya siswa di sepanjang kelas, bahkan sekolah.

Siswa akan merasa dihargai dan terpacu untuk terus berkreasi. Suasana kelas pun akan lebih membuat semangat karena jadi lebih berwarna.

6. Berintegrasi dengan musik. Putar berbagai jenis musik, dan minta siswa untuk memvisualisasikannya. Bisa juga dengan mengajak siswa untuk memaknai membuat cerpen dari lagu tersebut.
Foto: bocabeth.org

7. Belajar sejarah dengan cara menyenangkan. Tulis adegan dialog antara tokoh sejarah dan modern. Selain itu, bisa coba untuk membuat drama. Drama akan meningkatkan imajinasi siswa dengan saling bermain peran. Selain drama, Bapak/Ibu bisa melakukan tur ke museum agar siswa melihat langsung rekaman peristiwa sejarah.

8. Melakukan eksperimen sederhana. Bisa dengan membedah hewan atau membuat rangkaian listrik sederhana misalnya? Siswa akan jauh lebih mudah memahami pelajaran jika dibarengi dengan praktek.

Sumber: https://blog.ruangguru.com

Spread the love

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *